Pembuatan Kompos Dari Sampah Rumah Tangga Dengan Biochar Agar Tidak Menimbulkan Bau

Komunitas Biochar Indonesia

Pembuatan Kompos Dari Sampah Rumah Tangga Dengan Biochar Agar Tidak Menimbulkan Bau

oleh : AdminBiochar

16-Nov-2025

Pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos merupakan cara cerdas untuk mengurangi limbah sekaligus menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Namun, banyak orang enggan membuat kompos sendiri karena proses pembusukan sampah sering menimbulkan bau tidak sedap. Salah satu solusi efektif untuk menghilangkan bau adalah dengan menambahkan biochar ke dalam proses pengomposan.

Biochar adalah bahan berpori hasil pembakaran biomassa melalui proses pirolisis dengan oksigen terbatas. Struktur porinya mampu menyerap gas berbau seperti amonia dan hidrogen sulfida, yang biasa muncul saat sampah organik terurai. Selain sebagai penyerap bau, biochar mendukung aktivitas mikroorganisme aerob sehingga proses pengomposan menjadi lebih cepat dan stabil.

Proses pembuatannya sangat sederhana. Sampah dapur seperti sisa sayuran, buah, daun, nasi, dan sisa makanan dapat dikumpulkan dalam wadah kompos. Setiap lapisan sampah organik ditaburi biochar tipis-tipis, lalu ditambahkan bahan coklat seperti dedaunan kering atau serbuk gergaji untuk menjaga keseimbangan karbon dan nitrogen. Penambahan biochar membantu mengatur kelembapan serta menciptakan rongga udara yang dibutuhkan mikroba pengurai. Setelah itu, kompos cukup diaduk setiap 5–7 hari untuk mempertahankan sirkulasi oksigen.

Hasilnya, proses pengomposan berlangsung tanpa bau menyengat. Biochar juga memberikan manfaat tambahan berupa pengikatan nutrisi agar tidak mudah hilang selama fermentasi. Saat kompos matang, biochar tetap berada di dalam pupuk dan akan meningkatkan kualitas tanah—menguatkan struktur tanah, membantu penyerapan air, serta mendukung pertumbuhan akar tanaman.

Dengan metode ini, pengomposan menjadi lebih nyaman, higienis, dan layak dilakukan di lingkungan rumah. Selain mengurangi sampah, kita sekaligus menghasilkan pupuk organik berkualitas untuk tanaman sayur, bunga, hingga kebun rumah. Mengolah sampah dengan biochar bukan hanya langkah ramah lingkungan, tetapi juga investasi untuk kesuburan tanah dan keberlanjutan hidup.

Tags : Lingkungan
Dibaca : 137 kali
Tulisan Yang Sama

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar